PDK Rumah Rakyat

MAKASSAR — Partai Demokrasi Kebangsaan (PDK) memberi nuansa baru dalam perpolitikan secara nasional dan lokal. Sejak tampil dalam pemilu legislatif 2004 lalu, partai yang dibidani Prof Dr Ryaas Rasyid ini memberi warna di parlemen dan pemerintahan.

VISI menghadirkan pemerintahan yang pro rakyat berhasil mengundang simpati rakyat. Itu sebabnya partai ini tidak senasib dengan beberapa partai politik lain yang sekali muncul langsung bubar.

“PDK memiliki kekuatan tersendiri sehingga bisa tetap eksis. Bahkan beberapa tokoh mulai bergabung di partai ini,” kata Presiden PDK, Sayuti Asyathrie dalam sebuah pertemuan di Jakarta, beberapa hari lalu.

Tahun ini, PDK mengusung konsep baru. Sebagai partai rakyat, partai politik ini juga menyatakan diri sebagai rumah rakyat. Ketua DPP PDK Sulsel, HAM Adil Patu menegaskan konsep rumah rakyat merupakan wujud dan komitmen partai ini untuk senantiasa memikirkan kebutuhan dan kesejahteraan rakyat.

“PDK harus memanfaatkan momentum keberpihakan rakyat dalam meningkatkan kesejahteraan dan mengangkat harkat martabat bangsa di mata internasional. Begitu pun dalam menghadirkan kedamaian dan menjauhkan permusuhan menjadi isu yang seksi dalam memposisikan PDK sebagai rumah rakyat,” kata Adil Patu.

Anggota DPRD Sulsel itu menambahkan pemerintahan yang baik adalah jawaban dari sejumlah persoalan yang saat ini dihadapi bangsa ini. Menurut dia, partisipasi rakyat tidak lagi menjadi slogan belaka tetapi harus menjadi bagian dari komitmen masyarakat.

Lalu apa yang harus dilakukan PDK dalam usianya yang ke sembilan tahun ini? Adil yang juga calon wali kota Makassar ini mengatakan totalitas gerakan harus menjadi prioritas. Apalagi beberapa agenda politik akan digelar dalam waktu dekat ini. Sebut misalnya pemilihan gubernur Sulsel, pemilihan wali kota Makassar, dan pemilihan anggota legislatif 2014 mendatang.

“Totalitas gerakan partai di seluruh tingkatan sedapat mungkin mengalir ibarat air yang menyirami kegersangangan. PDK harus menjadi sumber inspirasi, aspirasi, dan motivasi untuk semua warga,” katanya.

Adil mengibaratkan bangsa ini berada di persimpangan keambrukan. Dan rakyat mengharapkan PDK menjadi solusi untuk keluar dari kemelut yang berkepanjangan. Persoalan kemiskinan, pengangguran, kebodohan, dan keterbelakangan serta ketidakpastian hukum menjadi persoalan kita semua. “Semua ini tidak bisa diberi ruang untuk hidup di bumi ini,” kata Adil Patu.

Kedekatan PDK dengan rakyat juga diungkapkan Sekretaris PDK Sulsel, Andi Mustaman. Ia mengatakan selama ini PDK sudah membuktikan kedekatan dengan rakyat melalui kiprah PDK mengawal pembangunan Sulsel. Sumbangsih PDK di parlemen misalnya, memang tidak terbantahkan melalui tujuh wakilnya. Fajar.co.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*

* Copy this password:

* Type or paste password here:

2,135 Spam Comments Blocked so far by Spam Free Wordpress