“Komite Sekolah Seperti Boneka Kepala Sekolah”

Jakarta – Komite sekolah secara lembaga harus dioptimalkan agar bisa memberdayakan dan meningkatkan kualitas warga sekolah. Komite sekolah harus bisa meningkatkan kualitas sekolah karena keberadaannya sebagai penyeimbang dan pemenuh kebutuhan warga sekolah.

“Persoalannya sekarang, komite sekolah seperti boneka kepala sekolah karena dibentuk oleh kepala sekolah,” ujar Koordinator Koalisi Pendidikan, Lody Paat, saat dihubungi oleh INILAH.COM, Rabu (4/7/2012).

Lody mengatakan itu terkait proses tahun ajaran baru yang tengah berlangsung. Sekolah-sekolah khususnya tingkat SLTP dan SLTA tengah membuka pendaftaran siswa baru.

Dalam setiap tahun ajaran baru biasanya komite sekolah ikut mengambil peranan dalam hal pembiayaan. Hal ini sering dikeluhkan orangtua murid. Sebab, komite sekolah dianggap mereka lebih berpihak kepada kepala sekolah dan guru daripada menjembatani kepentingan orangtua murid dan sekolah.

Untuk itu, menurut Lody, harusnya yang membentuk komite sekolah adalah warga sekolah. Yaitu, guru, orangtua murid, bahkan untuk tingkat SMA murid juga disertakan agar bisa benar-benar memberdayakan sekolah tersebut.

“Harus dijalankan benar fungsi dan tujuan dari komite sekolah. Jangan sampai ada ketidakseimbangan perlakuan yang dirasakan oleh murid maupun orangtua murid. Mekanisme keberadaan komite sekolah ini harus benar-benar diatur bahwa memang menggambarkan warga sekolah,” ujar Lody.

Keberadaan komite ini bisa menjembatani kebutuhan-kebutuhan orangtua murid terhadap sekolah, begitupun sebaliknya. Untuk itu, tambah Lody, optimalisasi dari komite sekolah ini harus dilakukan secara baik dan benar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *